Rabu, 15 Januari 2020

10 Tips Menghilangkan Jerawat Dengan Alami

Jerawat yang membandel khususnya di bagian wajah, sering kali membuat seseorang menjadi tidak percaya diri. Baik pria dan wanita, semuanya pasti menginginkan wajah yang mulus. Lantas, adakah cara menghilangkan jerawat yang mudah dilakukan? Simak cara mengatasi jerawat selengkapnya di bawah ini.

10 Tips Menghilangkan Jerawat Dengan Alami


Sebelum menjelaskan mengenai cara menghilangkan jerawat, perlu Anda ketahui bahwa banyak pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi jerawat. Cara alami menghilangkan jerawat ini bisa termasuk menggunakan gel, minyak esensial, suplemen alami, krim herbal dan perubahan gaya hidup.

Seseorang yang menggunakan obat rumahan sebagai cara menghilangkan jerawat, pada dasarnya hanya untuk menyeimbangkan kadar minyak kulit, mengurangi peradangan, membunuh bakteri, dan mencegah jerawat muncul kembali. Meski begitu, hingga kini tidak banyak bukti ilmiah yang membuktikan keefektifan dari cara menghilangkan jerawat dengan cara alami.

Berikut adalah cara menghilangkan jerawat secara alami, di antaranya:

1. Bawang Putih
Cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami yang pertama adalah menggunakan bawang putih. Zat sulfur yang ada di dalamnya akan membantu menghilangkan jerawat dengan cepat. Selain itu, bawang putih juga mengandung antioksidan, antivirus, antijamur, dan antiseptik yang dapat menghilangkan peradangan kulit.

Cara penggunaan bawang untuk hilangkan jerawat, antara lain:

Siapkan 1 siung bawang.
Potong menjadi dua bagian.
Gosokkan secara langsung ke jerawat, setelah itu diamkan 15 menit.
Kemudian bilas dengan air hangat.
Meski begitu, menempelkan bawang putih langsung ke jerawat bisa menyebabkan iritasi dan membuat kulit menjadi panas. Gunakanlah selalu dengan hati-hati.

Selain menggunakan langsung pada area kulit yang berjerawat, Anda juga bisa menambahkan lebih banyak bawang putih ke dalam makanan atau minuman. Selain itu,  bawang putih juga sudah tersedia dalam bentuk bubuk atau kapsul.

2. Tea Tree Oil
Tea tree oil mengandung antibakteri alami dan anti-inflamasi, yang berarti dapat membunuh P. acnes, bakteri yang menyebabkan jerawat. Sifat anti-inflamasi tea tree oil juga dapat mengurangi pembengkakan dan kemerahan pada jerawat. Sebuah penelitian mengungkapkan, tea tree oil bisa mengurangi jumlah luka pada orang dengan jerawat ringan hingga sedang.

Anda bisa menggunakan tea tree oil dalam bentuk krim, gel, atau minyak esensial. Jika Anda menggunakan minyak esensial, encerkan terlebih dahulu sebelum digunakan pada area yang kulit yang berjerawat.

3. Madu
Cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami berikutnya adalah menggunakan madu. Madu yang bisa digunakan adalah madu murni. Madu mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu membersihkan kotoran yang menyumbat pori-pori. Bahkan, madu juga sering digunakan untuk mengatasi jerawat batu.

Cara penggunaannya, Anda bisa langsung mengoleskan madu dengan jari ke area kulit yang berjerawat. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan madu ke masker yang sedang digunakan.

4. Lidah Buaya
Cara mengatasi jerawat dengan bahan alami yang sudah cukup populer berikutnya adalah menggunakan lidah buaya. Lidah buaya mengandung antibakteri alami dan antiinflamasi, yang dapat mengurangi dan mencegah munculnya jerawat.

Lidah buaya mengandung banyak air dan merupakan pelembap yang sangat baik, sehingga sangat cocok untuk orang yang memiliki kulit kering. Cara menggunakan gel lidah buaya adalah dengan membersihkan kulit yang berjerawat terlebih dahulu, kemudian oleskan gel lidah buaya tipis-tipis. Jika Anda tidak bisa mendapatkan gel lidah buaya alami, Anda bisa menggunakan produk-produk yang mengandung lidah buaya.

5. Green Tea
Green tea mengandung sekelompok antioksidan polifenol konsentrasi tinggi yang disebut catechins. Banyak orang berjerawat memiliki terlalu banyak sebum, minyak tubuh alami di pori-pori dan kurangnya zat antioksidan di dalam tubuh.

Padahal, antioksidan membantu tubuh memecah bahan kimia dan produk limbah yang dapat merusak sel-sel sehat. Selain itu, green tea juga dapat membantu membersihkan beberapa kotoran yang menumpuk di jerawat.

reen tea mengandung senyawa yang dapat membantu mengurangi P. acnes dan mengurangi peradangan. Cara penggunaannya, green tea dapat langsung meminumnya atau  menggunakan ekstrak green tea di kulitnya.

6. Echinacea
Echinacea mengandung senyawa yang membantu menghancurkan virus dan bakteri, termasuk P. acnes. Selain bisa digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat, banyak orang percaya bahwa Echinacea dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan serta menggunakannya untuk melawan atau mencegah infeksi, termasuk masuk angin dan flu.

Cara penggunaannya, Anda bisa menggunakan krim yang mengandung Echinacea ke area kulit yang berjerawat. Selain krim, Echinacea juga tersedia dalam bentuk suplemen.

7. Rosemary
Ekstrak rosemary mengandung bahan kimia dan senyawa yang memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Beberapa penelitian telah melihat efek ekstrak rosemary pada jerawat dapat mengurangi peradangan dari bakteri penyebab jerawat.

8. Minyak Kelapa
Seperti cara menghilangkan jerawat lainnya, minyak kelapa mengandung senyawa antiinflamasi dan antibakteri. Dengan sifat yang dimilikinya, minyak kelapa dapat menghancurkan bakteri penyebab jerawat, mengurangi kemerahan dan pembengkakan jerawat. Selain itu, minyak kelapa juga dapat mempercepat penyembuhan luka terbuka pada jerawat.

Cara penggunaannya, Anda bisa langsung mengoleskannya pada area kulit yang berjerawat.

9. Cuka Apel
Banyak orang tidak menyangka bahwa cara menghilangkan jerawat dengan bahan alami berikutnya adalah dengan cuka apel. Cuka apel sendiri dibuat dengan cara memfermentasi sari apel.

Seperti cuka lainnya, cuka apel dikenal karena kemampuannya melawan banyak jenis bakteri dan virus. Cuka apel mengandung beberapa asam organik yang telah terbukti membunuh P. acnes.

Secara khusus, asam succinic di dalamnya telah terbukti menekan peradangan yang disebabkan oleh P. acnes, yang dapat mencegah jaringan parut. Selain itu, asam lactic juga telah terbukti menghilangkan bekas jerawat. Terlebih lagi, cuka apel dapat membantu mengeringkan minyak berlebih yang menyebabkan jerawat.

Cara penggunaannya:

Buatlah perbandingan 1:3 antara cuka apel dan air biasa. Campuran air harus lebih banyak jika Anda memiliki kulit sensitif.
Oleskan langsung ke kulit dengan bantuan bola kapas.
Diamkan selama 5-20 detik, kemudian bilas dengan air dan keringkan.
Ulangi proses ini 1-2 kali per hari sesuai kebutuhan.
Penting untuk dicatat bahwa mengoleskan cuka apel ke kulit dapat menyebabkan luka bakar dan iritasi, sehingga penggunaannya harus selalu digunakan dalam jumlah kecil dan diencerkan dengan air.

10. Konsumsi Suplemen Minyak Ikan
Asam lemak omega-3 adalah lemak yang sangat sehat karena menawarkan banyak manfaat kesehatan. Minyak ikan mengandung dua jenis utama asam lemak omega-3: eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA).

EPA bermanfaat bagi kulit dalam beberapa cara, termasuk mengelola produksi minyak, mempertahankan kadar hidrasi dan mencegah jerawat. Tingginya kadar EPA dan DHA telah terbukti mengurangi faktor peradangan yang dapat mengurangi risiko jerawat

Anda juga bisa mendapatkan asam lemak omega-3 dengan mengonsumsi salmon, sarden, ikan teri, kenari, chia seeds, dan ground flaxseeds.

11. Mengurangi Asupan Susu
Meski hubungan antara susu dan jerawat masih kontroversial. Sebuah penelitian mengungkapkan, minum susu atau mengonsumsi produk olahan susu dapat menyebabkan perubahan hormon dan menjadi penyebab jerawat.

Oleh karena itu, cara menghilangkan jerawat adalah dengan membatasi konsumsi susu. Meski begitu, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memastikan klaim ini.

12. Mengurangi Stres
Cara menghilangkan jerawat dengan cara alami yang sering terlewatkan adalah dengan mengurangi tingkat stres. Perlu diketahui, hormon yang dilepaskan saat stres bisa meningkatkan produksi sebum, peradangan kulit, dan membuat kondisi jerawat lebih buruk.

Banyak penelitian telah mengaitkan stres dengan peningkatan keparahan jerawat. Terlebih lagi, stres dapat memperlambat penyembuhan luka hingga 40%, sehingga dapat memperlambat penyembuhan lesi jerawat.

Beberapa cara untuk mengurangi stres, antara lain:

Tidur lebih banyak atau terlibat dalam banyak aktivitas fisik.
Berlatih yoga.
Meditasi.
Ambil napas dalam-dalam.

13. Rutin Berolahraga
Cara menghilangkan jerawat yang satu ini mudah dilakukan, akan tetapi banyak orang sering melewatkannya, cara mengatasi jerawat tersebut adalah olahraga. Olahraga meningkatkan sirkulasi darah yang sehat. Peningkatan aliran darah membantu menyehatkan sel-sel kulit, sehingga dapat membantu mencegah dan mengatasi jerawat.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga dapat mengurangi stres dan kecemasan, yang keduanya merupakan faktor yang dapat berkontribusi pada perkembangan jerawat.

14. Diet Indeks Glikemik
Sebuah penelitian mengungkapkan, pola makan dapat memengaruhi kadar insulin dan indeks glikemik (GI) tubuh, di mana hal ini dikaitkan dengan meningkatnya pertumbuhan jerawat. Indeks glikemik dapat menjadi indikator seberapa cepat makanan yang dikonsumsi memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.

Makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi menyebabkan lonjakan insulin, yang diperkirakan meningkatkan produksi sebum. Oleh karena itu, makanan dengan GI tinggi dipercaya memiliki efek langsung pada perkembangan dan tingkat keparahan jerawat.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi termasuk roti putih, minuman manis, kue, donat, kue kering, permen, sereal sarapan manis dan makanan olahan lainnya. Makanan dengan indeks glikemik rendah termasuk buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Oleh karena itu, cara menghilangkan jerawat dapat dilakukan dengan diet makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi. Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah diet rendah glikemik dapat secara efektif mengobati atau mencegah jerawat.

Nah, itulah beberapa cara menghilangkan jerawat yang bisa Anda coba. Jika cara menghilangkan jerawat secara alami di atas telah dicoba namun jerawat masih belum sirna. Konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar